top of page

Mengintip Perjalanan Bisnis Ayu Ovianti, Dari Usaha Sampingan Hingga Raih Puluhan Omset

  • langgengmedia20
  • May 20, 2021
  • 3 min read

Sosok Ayu Ovianti, owner dari perusahaan digital marketing "Pojok Desain" & "Sunday Lab"


Sidoarjo, Minggu - Ayu Ovianti, memulai merintis usaha percetakan fotocopy kecil demi membantu perekonomian keluarga dan mengisi waktu luang semasa kuliah. Namun, usaha itu kemudian berkembang pesat dengan bertambahnya bisnis Digital Marketing Consultant dan advertising yang dimilikinya telah melalang buana ke sejumlah perusahaan. Bisnis ini dijalankannya dengan prinsip menolong sesama, karena bagi Ayu menolong adalah hal yang bisa di lakukan siapa saja.


Berawal dari tahun 2010, ketika masih duduk di bangku SMK Ayu mulai tertarik pada dunia desain digital. Saat itu tawaran magang di perusahaan advertising pun di terimanya, dari situlah ketertarikan Ayu mulai terasah lebih dalam.

“Waktu itu saat masih sekolah di SMK jurusan multimedia, dan dapat kesempatan magang di sebuah advertising besar di kota sidoarjo. Lalu saya belajar dari situ mulai dari desain, pengembangan skill, dan bagaimana menangani customer” ujar Ayu Ovianti pada wawancara via telefon, di kediamannya Kemiri, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (28/2/2021).




Wanita berusia 28 tahun ini, melihat adanya prospek yang tinggi dan peluang bisnis yang cukup menjanjikan di bidang digital dan advertising. Untuk itulah, Ayu memutuskan menjajal usaha advertising yang di dirikannya pada tahun 2015 bersama sang suami yang dinamai “Pojok Desain”. Awalnya Ayu tidak menyangka bahwa usahanya akan berkembang pesat seperti sekarang, tapi dengan modal kerja keras dan keyakinan, Ayu berhasil meraup omset 7 sampai dengan 10 juta setiap bulannya dengan usaha advertising yang dimilikinya saat ini.


Bahkan di tahun kedua setelah bisnis advertisingnya berjalan, Ayu dengan menggaet ketiga temannya sudah bisa mendirikan Digital Marketing Consultant yang di labeli dengan “Sunday Lab” pada tahun 2017.

“Dengan adanya digital marketing consultant ini akan lebih membantu wirausaha kecil ya untuk mempromosikan usaha yg sedang dirintis, melalui media cetak ataupun online” jelas Ayu selaku pemilik usaha tersebut.


Namun tentunya, kesuksesan usaha yang dibangun oleh Ayu ini tidak serta merta menemui jalan lurus, selalu ada duka dibalik setiap perjalanan. Terlahir di keluarga sederhana dari seorang ibu rumah tangga biasa, mengharuskan Ayu untuk bekerja membantu perekonomian keluarga sepeninggal ayahnya, Ayu bekerja sebagai desainer di advertising tempat magangnya ketika SMK selama empat tahun sejak dirinya lulus dari bangku sekolah.

Besaran gaji Ayu tidak seberapa, tetapi hasil dari upah bekerjanya Ayu bisa membiaya uang kuliahnya sendiri.

“Berawal dari ingin membantu orang tua untuk bisa membayar kuliah sendiri dan untuk usaha sampingan aja, lalu saya diajak teman untuk bekerja di sebuah advertising di kota sidoarjo, setelah 4 tahun belajar advertise, bertemu banyak orang, berbagi pengalaman, saya memutuskan resign kerja karna akan menikah. Kemudian merintis usaha bersama calon suami dan teman-teman suami saya. Sejak itu Sunday Lab dan Pojok Desain bisa menjadi sumber mata pencaharian kami dan keluarga, sampai sekarang” jelas Ayu.


Jatuh bangun tentu dirasakan Ayu ketika pertama kali mendirikan usaha advertisenya. Tidak sedikit resiko dan kerugian yang dialami Ayu pada saat mempromosikan usahanya di tahun pertama. Tidak ada modal promosi yang besar, hanya melalui media sosial dan mulut ke mulut.

“Pernah, saat itu saya ingin memperluas bisnis dengan membeli sebuah mesin lem yg sangat membantu untuk mempermudahkan kerjaan ini. Tetapi karna terburu buru dan kurang teliti, terjadilah mesin baru dua hari rusak, dan tidak bisa dikembalikan” jelas Ayu ketika ditanya mengenai kerugian yang pernah di alaminya.


Tidak sedikit pula klien yang sering membatalkan kontrak kerjasama karena hal-hal lain, banyaknya persaingan harga yang tidak masuk akal membuat Ayu sempat kelimpungan mencari klien yang lain.

Peran keluarga terutama suami dan orangtuanya sangat penting bagi Ayu, karena berkat dukungan keluarganya Ayu bisa menjadi seorang pengusaha yang sukses seperti sekarang. Ayu berharap bahwa usahanya bisa berkembang dalam jangka waktu dekat maupun jangka panjang ke depan.

“Harapannya Jangka dekat, 1-2 tahun Pitching investor, launch di beberapa kota. Jangka panjang 3-5 tahun ekspansi ke luar negri” ujar Ayu.


Banyak makna yang bisa dipetik dan dipelajari dari kisah Ayu Ovianti ini, bahwa mendirikan usaha bukan serta merta hanya demi keuntungan saja. Banyak hal yang harus dipersiapkan dengan matang sebelum merintis sebuah usaha.

“Lebih baik punya pengalaman kerja terlebih dahulu minimal 2 tahun. Karena bisnis consulting bukan bisnis yang mudah. 5x lebih sulit daripada bisnis konvensional dan pastinya rajin, semangat dan selalu menyampaikan apa yg kita inginkan kepada orang tua. apapun usaha yg ingin kalian rintis, usahakan berniat "MENOLONG" karna suatu saat kalian juga butuh untuk "DITOLONG" oleh orang lain” ungkapnya.

Harapan Ayu kepada kalangan muda maupun masyarakat yang sedang merintis usaha adalah tetap konsisten terhadap apa yang sudah dimulai, dan jangan pernah menyerah dan terus bekerja keras demi mewujudkan impian.

“Dan selalu melihat kebawah bahwa ternyata ada yg lebih tidak mampu dari kita, jadi kita tetap berusaha terus berusaha untuk meneruskan apapun yang kita inginkan”

 
 
 

Comments


Langgeng Media

  • Facebook
  • Twitter
  • Spotify
  • Apple Music

© 2020 by Langgeng Media. Proudly created with Wix.com

Langga Media Newsletter

Thanks for submitting!

bottom of page