BABAK BARU PSBB, SURABAYA MEMASUKI ERA NEW NORMAL
- langgengmedia20
- Jun 10, 2020
- 2 min read

Setelah sempat diperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Surabaya akhirnya kini dihentikan. Namun Surabaya dan beberapa kota di Jawa Timur masih harus melewati masa transisi selama 14 hari. Dihentikannya PSBB di Surabaya bukan berarti memberhentikan seluruh protokol kesehatan yang sudah dijalankan, melainkan kini Surabaya siap menghadapi Era New Normal.
New normal memberikan harapan baru bagi sebagian masyarakat di Surabaya,peluang pulihnya kembali perekonomian juga sudah digambarkan. Aktivitas masyarakat kini akan berjalan dengan normal, hanya saja masyarakat masih harus menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Tak lain halnya tetap memakai masker, jaga jarak aman, menjaga kebersihan dan juga kesehatan.
Seperti Nano (37) seorang pengemudi ojek online yang sempat terkena imbas karena adanya PSBB. Ia mengeluhkan banyak wilayah yang akses jalannya ditutup dan cukup mempersulit dalam pekerjaannya. “ya gara-gara PSBB kita jadi sulit ngejangkau dari titik satu ke titik lainnya.” Ia juga setuju dengan arahan pemerintah dalam era New Normal, “kalau memang New Normal bisa bikin perekonomian membaik saya setuju, yang kami harapkan kan itu, supaya perekonomian bisa lebih baik lagi.” Jelas Nano.
Selain kegiatan masyarakat yang dibatasi saat PSBB berlangsung, perekonomian merekapun turut menurun. Karena dibeberapa tempat ataupun perusahaan mereka juga tak segan untuk merumahkan para karyawan. Upaya pemerintah dalam memberikan bantuan juga masih dirasa kurang. Bantuan Langsung Tunia (BLT) yang diberikan pemerintah sebesar 600 ribu selama tiga bulan belum mencakup seluruh keluarga miskin yang ada di Surabaya.
Sama halnya dengan Nano, Fifi (24) karyawan disalah satu perusahaan swasta ini juga memiliki harapan perekonomian yang membaik setelah adanya New Normal. Warga Wonorejo Surabaya tersebut menuturkan, Menurutnya ini adalah sebuah langkah pemerintah untuk memperbaiki perekonomian masyarakat. Ia juga tak keberatan jika harus terus menjalankan protokol kesehatan. “ya protokol kesehatan harus tetap dijalankan.” Imbuh Fifi.
Protokol kesehatan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah memang masih harus terus dijalankan. Hal ini adalah sebagai salah satu syarat dari masuknya Kota Surabaya dalam Era New Normal.



Comments