top of page

Corona Virus Pembawa Dampak Kenaikan Terhadap Empon-Empon

  • langgengmedia20
  • Mar 10, 2020
  • 2 min read

Updated: Mar 11, 2020




Mewabahnya virus corona covid-19, Empon-empon tanaman khas tradisional Indonesia seperti jahe, temulawak, kunyit dan sejenisnya mulai mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah. Salah satunya di pasar Pagesangan, kabupaten sidoarjo.


Demikian ini karena empon-empon terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Sebelumnya Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Penny K. Lukito menyatakan, jika tanaman empon-empon seperti jahe, kunyit, dan temulawak memang bisa bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


Salah seorang pedagang yang ditemui di pasar Pagesangan , Siti warga asli sepanjang yang telah berjualan empon-empon dan sembako selama 5 Tahun ini mengatakan bahwa memang harga empon-empon mengalami kenaikan yang cukup tinggi.


“Iya memang harganya kadang naik kadang turun, yang terakhir ini naik lagi. Tapi nggak semua empon-empon naik. Tergantung, kalau jahe memang harganya sudah mahal 48 Ribu sekarang naik jadi 60 Ribu. Kunir yang dulunya Cuma 10 Ribu sekarang naik jadi 14 Ribu”kata Siti, perempuan berusia 21 Tahun yang di temui pada Selasa lalu (10/03/2020).




Perempuan yang akrab di panggil Siti ini menegaskan bahwa penjualan empon-empon sebelumnya tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pembeli empon-empon awalnya tidak begitu banyak dan terbilang normal, tetapi setelah adanya virus corona penjualan terhadap empon-empon jadi meningkat.


“Dulu pembelinya ya masih normal mas, terus awal-awal kemarin saja waktu ada isu corona itu pembelinya jadi banyak. Terus sekarang kembali normal lagi” sambungnya.

Ketersediaan empon-empon ini di akui Siti memang masih mudah untuk di dapatkan, tetapi karena banyaknya permintaan dari pelanggan membuat harga empon-empon mengalami kenaikan.


Sementara itu, para konsumen empon-empon merasa resah karena kenaikan bahan tersebut yang cukup tinggi. Hal tersebut juga di ungkapkan oleh Mutmainah, seorang langganan empon-empon yang memang setiap hari membeli bahan tersebut untuk di konsumsi.


“Beli empon-empon biasanya buat masak setiap hari, selain itu juga suka di konsumsi buat minuman herbal. Kalau harga empon-emponnya tinggi ya pembeli ini yang susah mas, apa-apa sekarang naik. Naiknya tinggi lagi nggak seperti biasanya” jelas Siti Mutmainah, wanita berusia 30 tahun tersebut.


Harapannya bahwa harga empon-empon bisa kembali seperti semula. Mutmainah sendiri menanggapi virus corona dengan sikap yang biasa saja, tidak terlalu panik yang terpenting selalu menjaga kebersihan diri, kesahatan dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung empon-empon untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

 
 
 

Comments


Langgeng Media

  • Facebook
  • Twitter
  • Spotify
  • Apple Music

© 2020 by Langgeng Media. Proudly created with Wix.com

Langga Media Newsletter

Thanks for submitting!

bottom of page