top of page

Driver Ojek Online Raup Keuntungan Dari Corona

  • langgengmedia20
  • Apr 10, 2020
  • 2 min read

Updated: Apr 14, 2020




Sidoarjo – Dampak virus Corona tak selalu buruk bagi sebagian masyarakat, kondisi yang di takuti masyarakat saat ini justru menjadi keberkahan bagi para driver ojol.

Salah satunya Dani Setya Prayoga , warga asli Sepanjang yang sudah bekerja sebagai driver Grab Online sejak 2017. Kurang lebih sekitar tiga tahun lamanya laki-laki berusia 22 tahun ini menggeluti pekerjaan sampingannya.

Ditemui pada Selasa lalu (14/04/2020), dia mengungkapkan betapa sulitnya mendapat orderan penumpang sejak pemerintah memberlakukan kebijakan Social Distancing dan kebijakan WFH (work from home) bagi seluruh warga Indonesia. Orderan penumpang pun semakin menurun.

Namun virus Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia ini justru menjadi berkah tersendiri bagi Dani. Karena kini masyarakat lebih banyak beraktivitas di dalam rumah sehingga orderan makanan pun semakin bertambah dan mayoritas masyarakat lebih memilih pesanan online daripada harus keluar untuk mencari makan.

“Ya Alhamdulillah, pendapatan sekarang di orderan makanan ini lebih rame daripada orderan penumpang. Sehari biasanya cuma dapat enam sampai tujuh orderan sekarang bisa sampai sepuluh lebih” kata Dani, panggilan akrab dari Dani Setya Prayoga.

Tak jauh berbeda dengan Dani. Seorang bapak yang juga salah satu driver ojek online juga mengaku bahwa orderan makanan yang di terima memang jauh lebih ramai di kondisi saat ini daripada sebelumnya.

“Iya neng jadi ramai sekarang, ya Alhamdulillah pemasukan justru lebih banyak daripada sebelumnya. Biasanya kalau dulu pulang Cuman bisa bawa uang sekitar 130-160 ribu sekarang bisa sampai sekitar 200 ribu lebih” jelas Pak Ical, panggilan akrab dari Faisal Rohman berusia 45 tahun ini.



Meski mereka harus rela berpanas-panasan, mempertaruhkan kesehatannya demi penghasilan. Bahkan Dani dan Pak Ical sendiri juga mengaku sempat badannya hampir basah kuyub karena sering kali di semprot dengan cairan disinfektan.

“kita semua was-was, customer juga was-was dan menjaga jarak waktu menerima pesanan makanan dari kita. Tidak ada kontak fisik dengan customer, pernah mau kirim itu di semprot desinfektan dulu di pintu masuk perumahan perumahan” jelas Dani.

Tapi nyatanya itu tidak menjadi halangan bagi para driver ojek online untuk terus melayani masyarakat yang berdiam diri di rumah. Ada hal baik dan justru menjadi sebuah berkah bagi sebagian masyarakat akan musibah virus Corona ini.

 
 
 

Comments


Langgeng Media

  • Facebook
  • Twitter
  • Spotify
  • Apple Music

© 2020 by Langgeng Media. Proudly created with Wix.com

Langga Media Newsletter

Thanks for submitting!

bottom of page