top of page

Kala Pandemi Wisata Religi Ampel Masih Ramai Pengunjung, Namun Pedagang Kebab Justru Gulung Tikar

  • langgengmedia20
  • May 20, 2021
  • 1 min read



Suasana Wisata Religi Ampel yang masih ramai pengunjung, para pedagang masih tetap menjajakan dagangannya.Rabu,(25/02/2021).LanggengMedia/dnnora


Langgeng Media | Surabaya, Wisata Religi Ampel masih ramai dikunjungi oleh para peziarah, namun masih terlihat banyak para pengunjung yang enggan mampir membeli oleh-oleh ataupun jajanan yang ada disana, hal ini dikarenakan masa pandemi covid-19 yang belum usai.

Kerugianpun dialami Mahfud (32) warga Kapas Kerampung, Surabaya, Rabu (25/02/2021), pasalnya ia harus menutup salah satu kedainya karena sepi pembeli dan tidak mampu lagi untuk membayar karyawan, selain menutup kedainya Mahfud juga mengurangi menu dari jualanya demi mengurangi kerugian. “biasanya ada kebab tapi sekarang gak jual karena gak tahan lama, sering buang bahan bakunya, kalo maryam bisa awet sampai sebulan”. Ujarnya ahfud pedagang makanan di Wisat Religi Ampel tengah melayani pembeli roti maryam, masih dengan protokol kesehatan. Rabu (25/02/2021).LanggengMedia/dnnora



Mahfud pedagang makanan di Wisat Religi Ampel tengah melayani pembeli roti maryam, masih dengan protokol kesehatan. Rabu (25/02/2021).LanggengMedia/dnnora


Alasan Mahfud masih bertahan untuk berjualan selain untuk kebutuhan hidup, ia juga sudah terlanjur membayar sewa kedai selama satu tahun penuh. Sebelum adanya PSBB Mahfud masih bisa mengantongi keuntungan 200 hingga 300 ribu rupiah, namun saat PSBB mulai diterapkan pengunjung wisata Ampelpun turut berkurang.

“biasanya sehari bisa sampai 300ribu, tapi ada PSBB jadi sepi, tapi semua disini tetap memilih buka toko, karena ya memang sudah kerjaannya..” imbuh Mahfud.

Mahfud hanya sebagian kecil dari banyaknya pedagang di Wisata Religi Ampel Surabaya yang merasakan peliknya pandemi Covid-19. Tak ada yang bisa dilakukan selain tetap bertahan walaupun terkadang tak ada hasil sama sekali untuk dibawa pulang, harapan demi harapan selalu terlontar namun merekapun tak tau kapan semuanya akan segera berakhir, “ya cepet ilang corona biar normal lagi…” Tuturnya..

 
 
 

Comments


Langgeng Media

  • Facebook
  • Twitter
  • Spotify
  • Apple Music

© 2020 by Langgeng Media. Proudly created with Wix.com

Langga Media Newsletter

Thanks for submitting!

bottom of page